Kamis, 28 Maret 2013

Apa pendapat para ahli tentang Propolis?


1. Penelitian seorang dokter dari Soviet telah membuktikan bahwa propolis dapat mencegah terjadinya luka dan bisul yang bernanah di dalam lambung dan mempercepat proses penyembuhan.

2. Di Klosternerberg Hospital, Austria, Dr. Franz K.Feiks melakukan tes propolis pada pasien dengan luka yang terdapat pada lambung dan usus dua belas jari. Satu kelompok diberikan pengobatan standar dan kelompok yang lain diberikan ekstrak propolis 5% dalam air, tiga kali sehari sebelum makan. Semua kelompok yang diberikan propolis rasa sakitnya hilang dalam tiga hari, tetapi hanya sepuluh dari kelompok yang tidak diberikan propolis rasa sakitnya hilang dalam waktu yang sama dengan 6 dari 10 orang pasien yang menggunakan propolis.

3. Dr. Feiks juga menggunakan propolis sebagai pengganti dari pengobatan konvensional terhadap 189 dari 294 pasien. 90 % dari 189 pasiennya terbebas dari penyakit dalam waktu dua minggu. Dalam sebuah simposium di Yugoslavia, Dr. Franz K. Feiks melaporkan 21 kasus luka dalam yang dibalut dengan larutan propolis, dalam waktu 48 jam luka tersebut sembuh, bahkan 19 dari pasien tersebut bekas lukanya sembuh total.

4. Dr. John Graange, Department of  Microbiology,  National Health and Lung Institute, London, menyatakan bahwa ekstrak etanol dari propolis dapat mendorong pembelahan sel atau regenerasi jaringan ikat (penghubung)  tulang rawan dan tulang. Oleh karena itu propolis sangat cocok untuk penyembuhan penyakit arthritis atau radang sendi dan rheumatik.

5. Gerardis (1579, Histories of Plants): Propolis memiliki zat yang dapat menyediakan sejenis penyembuh yang cepat dan efektif. Digunakan pada zaman perang BOER sebagai penyembuh luka dan ointment.

6. Nicolas Culpeper (Complete Herbal): Propolis baik untuk panas dan panas dalam atau anggota tubuh yang terbakar.

7. Universitas di Columbia: Propolis dapat membantu sistem kekebalan tubuh pada manusia dan hewan dalam melawan infeksi serta juga menemukan zat yang mengandung unsur aktif dalam menghadapi kanker.

8. Dokter-dokter di Chechoslovakia mencampur propolis dengan alkohol untuk mensterilkan tangan mereka dan pasien selama perawatan berlangsung; dan dipergunakan untuk penyakit kulit tanpa efek samping.

9. Professor Arnold Beckett (Ahli Pengobatan Kimia): Propolis merupakan obat berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kuman virus, jamur dan bakteri.

10. Phillip Carder, Department of Biochemistry, Oxford University : Propolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.

11. David James (ahli terapi gizi): Propolis terbukti telah menyembuhkan pasien-pasien saya yang berpenyakit kronis seperti penyakit tenggorokan kronis dan penyakit mulut, dalam tempo yang sangat singkat.

12. Philip Wander, dokter gigi dari Manchester : Pasien-pasien saya yang bermasalah dengan gigi dan bisul mulut serta gusi yang terinfeksi dapat disembuhkan dalam waktu 3 hari.

13. Sister Carole: Saya telah memberikan propolis untuk pasien yang menderita Alzheimer dan hasilnya sangat luar biasa.

14. Dr. Franz K.Feiks, Di Klosternerberg Hospital, Austria: Saya telah memberikan propolis untuk pengobatan 198 orang yang berpenyakit borok, mereka sehat dalam tempo tiga hari.

15. Tim Riset Rusia: Di dalam propolis terdapat zat antibiotik alami dan antiviral yang tidak berefek samping, vitamin, asam amino, dan mineral, serta sangat mujarab untuk infeksi perut, mulut dan tenggorokan. Masuk dalam ensiklopedia utama.

16. Dr. Peter Mansfield, Lincolnshire , GP. Menggunakan propolis untuk demam, panas dalam dan flu.

17. Prof. Dr. Filipic Likar (1976). Melakukan pengobatan pada saat terjadi epidemik influenza di Sarajevo , dan hasilnya sangat luar biasa.

18. Mitza Vosnjak, bekas Menteri Luar Negeri Yugoslavia. Memberikan propolis untuk temannya Rudy yang menderita kanker dan hasilnya dalam beberapa minggu Rudy tidak merasakan sakit kejang, tidak ada keluar darah serta selera makannya meningkat.

19. Dr. Fang Chu, Worker’s Hospital, Lienyukang, Kiangsu RRC: Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak yang tinggi dalam darah (hyperlipidemia) dan mengakibatkan penyakit jantung, dengan menggunakan propolis kandungan lemak dalam darahnya menurun. Pasien yang menderita arteriosclerosis sembuh setelah diberi propolis selama 30 hari.

20. Institute of Radiology Sarajevo (I. Osmanagic, D. Beljenki, N. Mavric): Pasien yang terkena radiasi diberikan propolis dan hasilnya sembuh.

21. V.P. Kivalkina, saintis dari Rusia (Majalah Antibiotics): Bagaimanapun cara memprosesnya,  propolis tetap sangat efektif sebagai antibiotik alami, walaupun telah disimpan selama bertahun-tahun.

22. John Diamond, MD.: Dari semua makanan tambahan yang saya selidiki dan uji, propolis sangat bermanfaat pada thymus yang merupakan tenaga kehidupan. Propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang menjalankan sistem imun tubuh di mana kelenjar tersebut berada pada pangkal leher dan mengandung lympocytes yang memberikan kekebalan terhadap kuman dan penyakit.

23. Roy Kupinsel, MD. dari Maitland, Florida: Tanpa efek samping! Lebah bergantung pada propolis selama 46 juta tahun. Sarangnya mengandung sedikit bakteri dan lebih steril dari pada rumah sakit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar